Thursday , October 22 2020

5 Alasan Denmark Menjadi Negara Paling Bahagia di Dunia

Berdasarkan survey yang dilakukan United Nations, Denmark merupakan salah satu dari tiga negara yang memiliki penduduk paling bahagia di dunia. Pembaca mungkin mulai bertanya-tanya, bagaimana sih kehidupan di Denmark? Maka dari itu, di sini kita mau mengulas 5 alasan yang membuat Denmark menjadi negara yang paling bahagia di dunia? Kalau penasaran, keep reading, ya.

1. Perhatian Pemerintah

Tahukah kalian bahwa di Denmark, pemerintah sangat memerhatikan kesejahteraan hidup rakyatnya, mulai dari seseorang lahir, pendidikannya, kesehatannya, bahkan sampai dia dewasa apabila belum mendapat pekerjaan.

Saat seorang bayi lahir, pemerintah Denmark akan memenuhi kebutuhan bayi tersebut. Tidak hanya bayi, pemerintah juga memerhatikan kondisi ibu yang sedang mengandung dengan memberikan cuti bersalin selama satu tahun yang bisa diambil sebelum sampai sesudah bersalin.

Saat anak sudah waktunya sekolah, dia dapat sekolah dengan gratis, sebab di Denmark tidak ada sekolah yang meminta uang sekolah kepada orang tua. Apabila dia diterima di universitas suatu hari nanti, pemerintah akan memberikan bantuan uang untuk mengurangi beban biaya.

Kemudian saat dia sudah dewasa tetapi belum memiliki pekerjaan, pemerintah akan mengambil alih untuk mencukupi kebutuhannya selama empat tahun. Di sini, pelayanan kesehatan pun diberikan secara gratis. Hal ini karena Denmark memiliki tujuan untuk membangun masyarakat yang sehat dan terpelajar.

Dengan berbagai fasilitas yang disediakan ini, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir mengenai kehidupan mereka, pemerintah akan siap sedia membantu apabila mereka memiliki kendala. Oleh karena itu pula, angka kemiskinan dan pengangguran di Denmark sangat kecil.

2. Bebas Menjadi Apapun Yang Mereka Mau

Kehidupan masyarakat di berbagai negara seringkali menetapkan standard mengenai pekerjaan apa yang layak untuk dimimpikan dan pekerjaan mana yang dipandang rendah. Standard ini justru yang membuat banyak orang terjebak di jalan yang sebenarnya tidak mereka inginkan.

Namun, hal itu tidak berlaku di Denmark. Lingkungan membentuk mindset masyarakat bahwa setiap orang bebas menekuni bidang yang mereka inginkan sesuai dengan passion yang mereka miliki. Misalnya, apabila seseorang suka memasak, maka kenapa tidak membangun restaurant?

Dengan lingkungan seperti ini, seseorang orang akan merasa lebih percaya diri untuk mengejar impiannya dan mengoptimalkan kemampuan yang dia miliki. Dan dengan kepercayaan diri inilah, justru mereka dapat menciptakan hal-hal besar, misalnya saja seorang arsitek di Denmark yang berhasil merancang desain dan furnitur sebuah restaurant sehingga restaurant tersebut dinobatkan sebagai restaurant terbaik di dunia.

3. Tidak Terlalu Memikirkan Tren

Banyak orang berusaha mendapatkan gaji atau posisi tertentu untuk memenuhi standard hidup yang mereka inginkan. Mereka berpikir bahwa apabila mereka sudah mendapatkannya, mereka akan merasa bahagia. Namun terkadang, justru ambisi ini membuat mereka terlalu serius dalam menjalani hidup dan sulit menikmati masa sekarang.

Lain halnya dengan Denmark, masyarakatnya tidak selalu peduli dengan tren dan energi yang mereka miliki tidak hanya digunakan untuk mengikuti standard hidup yang masyarakat tetapkan. Mereka justru lebih suka melakukan hal-hal yang menarik minat mereka. Apabila mereka menyukainya, mereka akan melakukannya.

4. Memiliki Kepedulian Yang Tinggi Antar Sesama

Mungkin pembaca bertanya-tanya, mengapa pemerintah Denmark dapat memberikan semua fasilitas yang disebutkan di atas kepada masyarakatnya. Darimana dananya? Tentu saja dari masyarakatnya sendiri. Bagi masyarakat yang sudah bekerja, mereka memiliki kewajiban untuk membayar pajak yang besarnya hampir setengahnya dari gaji mereka. Aturan ini juga yang membuat Denmark menjadi negara dengan pajak tertinggi.

Apakah aturan pajak ini adil? Tentu saja. Masyarakat di Denmark sadar bahwa sejak lahir mereka telah dibantu oleh pemerintah, maka apabila sudah berhasil, mereka juga harus membantu orang lain untuk mendapatkan hak yang sama. Mereka tahu kemana pajak itu disalurkan dan sadar bahwa pajak yang mereka bayarkan akan sangat membantu banyak orang.

5. Tidak Memiliki Ekspetasi Hidup yang Tinggi

Beberapa penyebab depresi diantaranya adalah tuntutan hidup, kompetisi yang semakin kuat, dan kehidupan sosial yang terkadang menjadi toxic. Dengan adanya ekspetasi yang tinggi di suatu negara membuat gap antara yang kuat dan lemah terlalu jelas. Kemudian muncullah perasaan membandingkan kehidupan sendiri dengan kehidupan orang lain.

Namun, fakta itu tidak berlaku di Denmark. Dan inilah salah satu alasan Denmark menjadi negara paling bahagia di dunia. Masyarakat di Denmark diajarkan untuk selalu humble dan tidak menyombongkan pencapaian mereka. Bagi mereka, pencapaian bukan sesuatu untuk ditunjukkan. Kebanyakan masyarakatnya bahagia di level rata-rata. Mereka mencari kebahagiaan dari passion mereka, keluarga, orang-orang terdekat, dan hal-hal kecil lainnya yang terkadang justru diabaikan.

Nah, mungkin sekian dulu artikel mengenai alasan Denmark menjadi negara paling bahagia di dunia. Semoga artikel ini dapat membuat kita semua belajar bagaimana mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya, yang datang dari diri kita bukan ditentukan oleh orang lain.

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *