Kulit gelap cocok pakai hijab warna apa yaa, kalau kulit putih, kuning, sawo matang gimana? Kadang kita di buat bingung ya dalam memilih hijab yang sesuai dengan warna kulit kita.

Jika dulunya keberadaan hijab dipandang sebelah mata, saat ini justru hijab telah menjadi tren fashion yang berkembang pesat. Terdapat berbagai macam style hijab yang bermunculan di masyarakat. Mulai dari hijab instan, pashmina, organza, khimar dan masih banyak lainnya.

Tentunya menggunakan hijab bukan sekedar untuk gaya. Tapi adalah kewajiban setiap wanita muslim. Dalam ajaran islam, syarat hijab yang utama harus menutupi dada sehingga lekuk tubuh tidak terlihat. Selain dari itu, memilih warna hijab juga menjadi hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Apabila kamu bisa menyesuaikan hijab dengan warna kulit maka hasilnya penampilan juga akan lebih menarik. Nah, berikut ini tips memilih hijab sesuai warna kulit. Simak yuk!

1. Kulit Putih

Untuk seseorang yang memiliki kulit putih biasanya lebih mudah dalam memilih hijab. Pasalnya si kulit putih cenderung cocok mengenakan semua warna. Baik itu warna-warna gelap ataupun terang pun tak masalah.

Warna-warna pekat seperti hitam, merah maroon, dark blue, hijau gelap cenderung lebih direkomendasikan untuk si kulit putih, sebab warna tersebut bisa memunculkan kesan kontras. Membuat kulit tampak cerah dan lebih tegas. Sehingga penampilan pun jadi menarik.

Sebaliknya, untuk warna-warna soft dan pastel malah membuat kulit jadi terlihat pucat. Namun tak ada salahnya juga menggunakannya. Warna soft juga bisa menghadirkan kesan feminim dan lebih kalem.

2. Kulit Kuning Langsat

Kulit kuning langsat umumnya dimiliki oleh ras mongoloid yang tinggal di Asia Timur dan Tenggara, termasuk Indonesia. Si pemilik kulit kuning langsat juga terbilang mudah menentukan warna hijab. Sebab kuning langsat enggak terlalu pucat dan enggak terlalu gelap juga. Jadi bisa dikatakan netral.

Kamu bisa memilih warna bebas apapun. Namun lebih cocok jika menggunakan warna cerah seperti putih, biru langit, hijau, pink, merah dan sejenisnya. Atau bisa pula mengenakan warna pastel untuk penampilan yang lebih girly.

Sedangkan warna gelap juga cenderung cocok. Ini akan membuat kulit tampak lebih bersinar. Namun yang perlu dihindari adalah warna yang senada dengan tone kulit, misalnya gold, orange atau coklat karamel. Warna tersebut kurang tegas dan membuat penampilan kurang ‘hidup’.

 3. Kulit Sawo Matang

Sawo matang adalah warna kulit yang dimiliki mayoritas penduduk Indonesia. Untuk pemilik kuit sawo matang disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memilih warna hijab. Sebab jika salah pilih maka akan membuat penampilan malah kurang menarik. Bahkan kulit terlihat lebih gelap.

Untuk warna-warna yang sebaiknya dihindari adalah warna yang terlalu cerah dan kontras dengan tone kulit. Misalnya saja kuning, putih, light green, pink dan sejenisnya. Ini akan membuat kulit tampak kusam. Apabila ingin menggunakan warna terang, sebaiknya pilih warna soft dan pastel seperti tan, salmon, orchid, lavender,dusty pink dan sebagainya.

Pilihan warna yang paling tepat untuk si kulit sawo matang adalah warna-warna gelap, seperti maroon, hitam, dark blue, navy blue, coklat atau sejenisnya. Ini membuat kulit terlihat lebih cerah dan juga kalem.

4. Kulit Gelap

Bagi si pemilik kulit gelap juga memiliki warna khusus yang direkomendasikan untuk mempercantik penampilan. Sebaiknya hindari warna-warna petang sebab akan membuat penampilan jadi ‘mati’ dan kulit akan tampak semakin gelap. Sebaliknya, si kulit gelap disarankan menggunakan warna cerah atau soft seperti pink, biru muda, gold, lavender dan sebagainya.

So, itulah beberapa tips memilih hijab sesuai warna kulit. Bagaimanapun juga, kamu enggak harus berpatokan pada teori atau rekomendasi diatas. Kenakan saja hijab dengan warna yang kamu sukai. Yang terpenting adalah kepercayaan diri!