Friday , October 23 2020

17 Minyak Esensial Terbaik Ketika Masuk Angin, Yang Mana Favoritmu?

Ada banyak cara untuk menggunakan minyak esensial saat masuk angin. Kamu bisa menggunakannya sebagai aromaterapi, minyak pijat, kompres panas maupun dingin, menghirup uapnya (steam inhalation), mencampurkannya dalam air mandi, atau memasukkannya dalam difusser.

Selain itu, saat membeli minyaknya, tanyakan juga pada penjualnya soal apakah minyak pilihanmu itu perlu dicampur dengan carrier oil lebih dulu ataukah tidak. Hal ini penting, mengingat beberapa jenis minyak cukup keras untuk digunakan secara mandiri.

Sekarang, mari kita simak apa saja jenis minyak esensial yang tepat untuk masuk angin itu?! Berikut detilnya.

1. Frankincense

Frankincense essential oil memiliki kemampuan memulihkan dan menyembuhkan yang luar biasa. Selain itu, minyak ini juga bersifat antiseptik, astringent, antiradang, serta ekspektoran. Lebih dari itu, frankincense juga dapat meredakan stres.

2. Oregano

Oregano mengandung agen antivirus dan antimikroba. Faktanya, hasil studi menunjukkan minyak ini mampu menurunkan penyakit saluran pernafasan atas seperti batuk dan sakit tenggorokan secara drastis.

Kamu bisa membubuhkan beberapa tetes minyaknya di bawah lidah dan biarkan meresap sedikitnya 30 detik sebelum menelannya. Namun pastikan juga kalau kualitas minyaknya baik dan bisa dikonsumsi (bukan sekedar cosmetic grade saja).

3. Eucalyptus

Karena mengandung 72% eucalyptol, maka minyak satu ini efisien untuk menyembuhkan batuk sekaligus melegakan pernafasan. Yang pasti, jangan meminumnya ya karena beracun.

4. Tea tree

Selain bersifat antiseptik, tea tree essential oil juga mengandung agen antivirus dan antimikroba. Menggunakannya saat masuk angin dapat meredakan gejala batuk dan sakit tenggorokan. Selain itu minyak ini juga merupakan disinfektan alami yang ampuh membunuh kuman di permukaan maupun udara. Namun lakukan tes sebelum menggunakannya, siapa tahu kamu alergi terhadapnya.

5. Lemon

Lemon efektif tangani gejala flu, demam, dan kelelahan karena sifatnya yang membangkitkan energi. Di samping itu, essential oil satu ini juga mengandung antibakterial, antioksidan, dan antiradang sehingga ideal untuk melawan virus penyebab masuk angin dan meredakan gejala sesak nafas maupun nyeri sendi.

Karena minyaknya berasal dari kulitnya, maka kamu bisa tuh bikin minyak esensial lemon sendiri. Caranya bermacam-macam mulai dari membakar kulitnya atau mendidihkannya dalam air sehingga uapnya keluar.

6. Lavender

Aromanya yang segar otomatis membuat tubuh dan pikiran rileks. Minyak ini cocok bila masuk angin bikin kamu susah tidur. Lebih dari itu, lavender juga dapat meredakan gejala flu, demam, hidung tersumbat, dan batuk lho.

7. Lemongrass

Ingin demam segera turun dan sistem saraf rileks? Lemongrass solusinya. Dalam ilmu pengobatan China, minyak ini juga ampuh redakan gangguan lambung, sakit kepala, flu, serta reumatik. Semua ini berkat sifat lemongrass yang analgesik, antimikroba, antiseptik, astringent, diuretik, bakterisidal, deodoran, fungisidal, dan sedatif.

Lakukan tes alergi dulu sebelum memakainya, dan sama seperti lemon, lemongrass juga dapat menyebabkan reaksi fotosensitivitas. Jadi jangan terkena sinar matahari usai menggunakannya. Terakhir, bubuhkan hanya 2 tetes saja ke air mandi karena aromanya sangat menyengat.

8. Peppermint

Kandungan menthol yang menyegarkan mampu memulihkan energi dan konsentrasi. Selain itu, peppermint juga ampuh redakan gangguan lambung, hidung tersumbat, maupun nyeri sendi.Efek hangatnya cocok sebagai minyak pijat.

9. Cinnamon leaf

Nah kalau minyak esensial satu ini diambil dari daun dan bukan batang kayu manis. Mengapa daunnya? Karena bagian inilah yang paling ideal atasi masuk angin – berkat kandungan anestesi, antiseptik, antimikroba, maupun antioksidannya.

10. Clove bud

Tak hanya jago meredakan sakit gigi, minyak esensial ini juga baik untuk berbagai gangguan kesehatan lain seperti masalah pencernaan, batuk, sakit kepala, nyeri otot, stres, hingga asma. Lagi-lagi, semua itu karena sifat antimikroba, antijamur, antiseptik, maupun antivirusnya.

11. Grapefruit

Nah kalau minyak esensial satu ini terkenal akan kemampuannya dalam meredakan kelelahan dan gangguan pencernaan, serta detoksifikasi tubuh. Maklum saja, grapefruit oil bersifat diuretik, disinfektan, antidepresan, antiseptik, serta limfatik.

12. Sandalwood

Tak hanya menenangkan, sandalwood juga dapat diberdayakan sebagai agen antiradang, antiseptik, astringent, antivirus, dan ekspektoran.

13. Basil

Oleskan minyak ini ke otot dan sendi yang sakit untuk redakan bengkak maupun nyerinya. Kamu juga bisa menggunakannya untuk melegakan pernafasan. Namun minyak ini tidak diperbolehkan untuk ibu hamil ya.

14. Thyme

Ada banyak jenis minyak esensial thyme. Yang paling aman dan efektif adalah thyme linalool dari Perancis. Jenis lain yang mungkin lebih berpotensi mengiritasi kulit adalah thyme merah.

Jadi pastikan memeriksa label atau menanyakan detil produk lebih dulu ke penjualnya ya sebelum beli. Thyme merupakan minyak esensial yang dapat berfungsi sebagai antivirus, dekongestan, dan antidepresan sehingga cocok untuk atasi gejala masuk angin.

15. Jahe

Stimulan pencernaan alami ini tak hanya menghangatkan, tapi juga membantu tubuh melawan infeksi virus dengan cara menaikkan suhu tubuh – sehingga virus sulit bertahan hidup.

16. Rosemary

Sifatnya yang menghangatkan efektif untuk redakan nyeri otot dan sendi, melancarkan sirkulasi, serta mengatasi mual. Tapi, jangan gunakan minyak ini untuk ibu hamil ya.

17. Pine

Minyak esensial terakhir untuk masuk angin diambil dari pohon cemara. Kandungan antibakterial, analgesik, diuretik, antiseptik, serta aromatiknya cocok untuk atasi gejala flu.

Kamu bisa mendapatkan minyak esensial tadi, baik di toko obat maupun online shop. GWS!

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *