Wednesday , October 21 2020

15 Cara untuk Menjadi Orang Tua yang Baik

Anak-anak memiliki gambaran orang tua idaman di kepala kecilnya, adapun konsep orang tua yang baik di mata anak-anak adalah sebagai berikut :

1. Melakukan Berbagai Hal Untuk Anak

Orang tua yang baik bersedia menemani anak belajar, menemani anak bermain, membacakan dongeng sebelum tidur, mengenal teman-teman sepermainan dan teman-teman sekolah anak, mereka selalu punya cara untuk membuat anak merasa dicintai.

2. Anak dapat bergantung kepada orang tua

Orang tua yang baik dapat diandalkan dalam menafkahi anak, membiayai sekolahnya, menjadi tempat anak bertanya jika menemukan kesulitan dalam belajar, menjadi tempat menyampaikan keluhan tanpa khawatir dihakimi, dan lain sebagainya.

3. Bersifat cukup permisif dan luwes

Orang tua yang baik tidak rajin “melarang” anak untuk melakukan berbagai hal yang positif. Tidak melarang anak naik gunung, ikut organisasi social atau menjadi relawan, dan sebagainya. Mereka luwes terhadap peraturan.

4. Adil dalam disiplin

Adil dalam berbagi kasih sayang, berbagi perhatian, dan adil dalam disiplin keluarga.

5. Menghargai individualitas anak

Orang tua yang baik menghargai seorang anak sebagai individu yang unik, menghargai minat dan bakat anak, dan selalu berjuang memfasilitasi kebutuhan anak sampai batas akhir kemampuan mereka.

6. Menciptakan suasana hangat bukan suasana penuh ketakutan

Orang tua yang baik selalu dirindukan anak-anaknya, kehadirannya selalu menghangatkan suasana bukan membuat suasana rumah tegang. Ia bersikap sebagai seorang ayah atau ibu yang baik.

7. Memberi contoh yang baik

Anak-anak lebih mudah meniru apa yang Anda lakukan daripada mengikuti instruksi Anda. Jadilah teladan untuk anak-anak Anda agar mereka “mencopy paste” hal terbaik dalam diri Anda. Seorang anak yang gemuk bukan karena gen gendut namun karena anak tersebut meniru kebiasaan makan yang dilihat pada diri orang tuanya.

8. Menjadi kawan baik dan menemani anak dalam berbagai kegiatan

Sahabat Rasulullah Saw., Imam Ali bin Abi Thalib, RA. Mengatakan bahwa ada tiga fase penting dalam mendidik anak, yaitu :

  • Fase pertama (1 s/d 7 tahun), perlakukan anak sebagai raja karena fase ini adalah fase penyerapan informasi yang berguna bagi anak.
  • Fase kedua (8 s/d 14 tahun), perlakukan anak sebagai tawanan perang, karena fase ini adalah fase pembentukan karakter, dan kedisiplinan.
  • Fase ketiga (15 tahun s/d selanjutnya), perlakukan anak sebagai teman baik.

9. Bersikap baik untuk sebagian besar waktu

Anda dapat menjadi ayah atau ibu yang baik dengan memberikan kasih sayang dan perhatian sederhana yang dibutuhkan anak-anak Anda. Misalnya : mengantarkan anak Anda ke sekolah, menemaninya belajar dan membuat pekerjaan rumah, menemaninya bermain, dan sebagainya.

10. Menunjukkan kasih sayang terhadap anak

Ada banyak cara kreatif untuk menunjukkan kasih saying kepada anak, misalnya : membuatkannya sarapan sehat, mengajak anak berekreasi atan jalan-jalan ke taman kota, menyelipkan kata-kata penyemangat di kotak makan siangnya, dan sebagainya.

11. Menaruh simpati bila anak mengalami kesulitan

Jika anak pulang ke rumh dengan wajah murung karena mendapat nilai ulangan di bawah 6, semangati jangan dihakimi, katakan dulu ayah juga pernah dapat nilai ulangan 5, tetapi ayah malah bersemangat untuk belajar terus, bertanya kepada teman-teman yang lebih pandai, dan akhirnya nilai ulangan ayah membaik.

12. Mendorong anak untuk membawa kawannya ke rumah

Izinkanlah teman-teman anak Anda main ke rumah, dengan begitu Anda dapat lebih mengenal anak Anda lewat teman-temannya, Anda lebih mudah mengawasi pergaulan mereka, dan Anda bisa menjadi sahabat mereka.

13. Berusaha membuat suasana rumah bahagia.

14. Memberikan kemandirian yang sesuai dengan usia anak.

15. Tidak mengharapkan prestasi yang tak masuk akal.

About Bas