Tuesday , October 20 2020

12 Pengorbanan yang Dirasakan Ibu Hamil, Cowok Wajib Tahu Nih!

Kehamilan memang menjadi anugerah terbesar bagi pasangan yang telah menikah. Rasanya begitu menyenangkan ketika mengetahui bakal hadir seorang malaikat kecil diantara Kamu dan suami. Bukan begitu?

Ya, hamil adalah impian setiap orang. Tapi menjalani kehamilan itu sendiri bukanlah hal yang sepele. Lamanya proses mengandung hingga 9 bulan, diikuti dengan perubahan hormon dan bentuk tubuh, semua itu menimbulkan rasa sakit yang tak bisa diremehkan.

Nah, buat kalian yang belum terlalu mengerti bagaimana dan sesulit apa sih perjuangan cewek selama hamil hingga melahirkan, berikut ulasannya!

1. Mual dan muntah tak bisa dihindari akibat pengaruh hormonal

Di usia kehamilan muda, biasanya sampai sekitar 5 bulanan, gejala morning sickness kerap terjadi dan tak bisa dihindari. Hal itu dikarenakan pengaruh perubahan hormon di dalam tubuh. Sehingga efeknya, si ibu harus merasakan mual ketika mencium aroma makanan, muntah-muntah, dan perut kembung.

2. BAB jadi semakin susah, bahkan berisiko mengalami sembelit

Perjuangan lain yang tak kalah sulit adalah susahnya buang air besar (BAB). Bahkan terkadang ibu hamil harus rela jongkok di toilet selama 1 jam hanya untuk mengejan mengeluarkan feses.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan memperbanyak konsumsi makanan berserat untuk mempermudah BAB.

3. Dikit-dikit kebelet pipis, sedihnya lagi kadang mendadak ngompol di celana tanpa bisa dikontrol

Semakin besar ukuran perut, rahim akan semakin menekan kandung kemih. Sehingga efeknya, ibu hamil pun jadi semakin mudah kebelet pipis atau kencing.

Terkadang bahkan air kencing itu keluar sendiri di celana tanpa bisa dikontrol. Kondisi ini sering terjadi ketika ibu bersin, batuk atau saat tertawa.

4. Harus membawa kain lap kemana-mana karena hypersaliva

Beberapa ibu hamil ada yang mengalami kondisi hypersaliva, yakni produksi air liur yang berlebihan sehingga menyebabkan ibu jadi mudah meludah. Kondisi ini biasanya nggak bisa dikontrol. Ibu juga jadi kesulitan saat berbicara karena air liur terus-menerus keluar. Dan untuk mengatasinya, jalan satu-satunya yakni selalu menyediakan kain lap atau kantong kemanapun pegirnya.

5. Perut semakin membuncit membuat ibu jadi semakin berat membawa tubuh

Ketika hamil, biasanya cewek sangat mudah merasakan lelah dan badan pegal-pegal. Bagaimana tidak, ia harus meyangga beban yang begitu berat. Mulai dari perut yang membuncit, payudara ikutan semakin besar dan kaki pun membengkak. Semua itu bikin capek sekali, lho!

6. Nggak cuma pegal, Bumil juga kerap mengalami sakit pinggang

Selain merasakan pegal-pegal di tubuh, sakit pinggang juga menjadi gejala kehamilan yang tak bisa dihindari. Terlebih lagi jika usia kandungan semakin membesar, biasanya pinggang akan semakin gampang sakit.

7. Merelakan tubuhnya jadi gendut, bahkan setelah melahirkan pun nggak mudah buat menurunkan bobot badan

Biasanya cewek yang sedang hamil nggak peduli lagi dengan ukuran dan bentuk tubuh. Biarpun gendut dan melebar itu nggak masalah. Prioritas utama adalah dedek bayinya sehat.

8. Aktivitas sepele jadi makin susah dilakukan seiring bertambahnya usia kehamilan

Duduk, berdiri, cebok, pasang kaos kaki, ambil benda jatuh di lantai, dan sebagainya. Banyak aktfitas yang jadi semakin sulit dilakukan ketika perut semakin membuncit.

9. Mood nggak stabil, ibu hamil rentan mengalami moody dan despresi

Jangan kaget bila melihat cewek hamil yang mendadak ngambek atau marah hanya karena masalah sepele. Ya begitulah, saat hamil biasanya suasana hati memang mudah berubah-ubah. Biasanya sih, perasaan bumil jadi lebih sensitif. Bahkan rentan mengalami despresi. So, buat para suami sebaiknya memaklumi saja dan jangan biarkan pasangan dalam kondisi tertekan.

10. Tidur malam pun jadi susah, lagi-lagi harus merasakan insomnia!

Ukuran tubuh yang semakin membesar biasanya membuat posisi tidur ibu hamil jadi nggak nyaman. Selain itu, munculnya perasaan gelisah juga kerap menjadi pemicu insomia.

11. Semakin mendekati hari persalinan, rasa sakit di perut akan semakin tak tertahankan

Detik-detik menjelang hari persalinan memang begitu menyenangkan. Namun ibu juga harus menerima rasa sakit yang semakin tak tertahankan. Bahkan terus-menerus berulang. Terlebih lagi ketika kontraksi semakin kuat.

12. Antara hidup dan mati, perjuangan ketika melahirkan nggak bisa dideskripsikan dengan kata

Beberapa orang bila bahwa rasa sakit ketika melahirkan itu seperti sakitnya 10 tulang patah bersamaan. Berkali-kali lipat lebih sakit dari pms ketika menstruasi. Kontraksi yang terjadi berulang lagi kerap membuat ibu merasakan mual. Perut terasa melilit dan nyeri hingga ke tulang kemaluan.

Bahkan setelah bayi keluar, ibu masih harus menunggu keluarnya ari-ari (plasenta) dari dalam perut. Ini juga nggak mudah dan bikin perut jadi mulas. Yang jelas perjuangan melahirkan antara hidup dan mati.

Entah itu melahirkan normal ataupun caesar, keduanya butuh pengorbanan. Ibu harus mengalami pendarahan dan dijahit tentu itu sakit. Oleh karenanya, bagi para cowok nih jangan pernah meremehkan seorang cewek! Biarpun dari luar tampak begitu rapuh, sebenarnya cewek adalah makhluk yang kuat.

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *