Friday , October 23 2020

12 Aksi Berbahaya Yang Tanpa Sadar Dilakukan Pemilik Anjing

Setiap pemilik anjing pasti ingin hewan kesayangannya sehat dan panjang umur. Akan tetapi kadangkala, tanpa disadari kita melakukan hal berbahaya pada binatang tersebut. Apakah aksi berbahaya yang dimaksud? Berikut detilnya.

1.Salah pilih ban leher

Pertama-tama, mari putuskan mau pakai collar atau harness, berapa lebarnya, apa bahannya, dll. Keputusan ini tergantung dari sifat anjingnya. Kalau ia suka menarik atau bereksplorasi, maka harness mungkin lebih baik karena bahan kulit collar dapat mencederai leher jika tertarik terlalu keras.

Langkah berikutnya adalah mencari ukuran yang tepat. Terlalu besar bisa bikin anjing lepas, namun kalau kekecilan juga dapat mencekiknya. Aturan umumnya untuk anjing kecil dan sedang, kamu bisa meletakkan 1 jari di antara ban dengan lehernya, dan 2 jari untuk anjing besar atau yang sangat besar.

2.Membiarkannya sendiri dalam mobil

Menurut riset, suhu dalam mobil dapat meningkat 20’ dalam waktu 10 menit saja, bahkan bila itu diparkir di tempat yang teduh. Tak seperti manusia, anjing tidak berkeringat sehingga kepanasan bisa terjadi lebih cepat dari yang dikira.

3.Mengabaikan kesehatan giginya

Sama seperti manusia, gigi anjing juga perlu disikat. Memberikan stik untuk dikunyah anjing tak bisa menggantikan kebutuhannya akan gosok gigi. Saat melakukannya, gunakan sikat dan odol khusus anjing.

4.Membiarkannya makan apa saja

Kamu sebaiknya tidak memberikan makanan manusia pada anjing karena itu terlalu asin, pedas, dan berlemak baginya. Faktanya, kebanyakan makanan manusia berbahaya dan beracun bagi anjing. Karenanya, jangan berikan remah-remah makanan kepadanya agar anjing tetap terkendali soal urusan makanan.

5.Membawa anak anjing ke taman anjing

Anjing memang suka berinteraksi, tapi hati-hati jika ingin membawa yang masih kecil ke taman anjing. Alasan pertama, anjing lain bisa menularkan penyakit. Selain itu, anjing yang lebih besar juga bisa kasar ketika bermain atau berlari-lari sehingga dapat menakuti atau menyakiti anak anjing.

6.Menghukum secara fisik

Memang benar anjing harus didisiplinkan namun hukuman fisik bukanlah cara untuk itu. Di samping termasuk pelecehan binatang, cara menghukum seperti itu tak berhasil, hanya membuat anjing takut pada pemiliknya. Latihan dengan memberikan reward didapati jauh lebih efektif.

7. Berteriak ketika anjing berbuat salah

Berteriak juga sama, hanya menakuti dan membuat anjing bingung, bukan mendisiplinkannya.

8.Tidak mengamankan anjing dalam mobil

Ada alasan mengapa anjing juga perlu pakai ‘sabuk pengaman’, ya supaya mereka tak terluka ketika terjadi kecelakaan.

9. Kurang memberikan stimulasi

Anjing, khususnya yang jenis pekerja, harus distimulasi, baik mental maupun fisiknya. Jalan-jalan harus dilakukan setiap hari karena anjing tak hanya butuh olahraga, tapi juga pengenalan beragam jenis suara maupun aroma. Sebagai permulaan, biarkan ia menggali, mengunyah, atau merobek sesuatu. Semua ini membuat otaknya bekerja lebih baik.

10.Tidak memeriksa dan merawat kesehatan bulunya

Setiap pemilik anjing harus mencegah binatang kesayangannya kena kutu. Salah satu caranya ya dengan berkonsultasi dengan dokter hewan.

11.Membiarkan benda berbahaya berserakan

Anjing suka bereksplorasi dan berpetualang. Karenanya, jauhkan segala sesuatu yang mungkin bisa tertelan atau dikunyah olehnya seperti obat-obatan, potongan kuku, baterai, serta kaos kaki. Ya, kaos kaki juga termasuk karena bila sampai tertelan itu bisa tersangkut di lehernya.

12.Mengabaikan kesehatannya

Aksi berbahaya terakhir yang mungkin dilakukan pemilik hewan tanpa sadar adalah tidak memperhatikan kesehatan anjing, baik kulit maupun bagian lainnya. Dalam hal ini, kamu bisa memeriksakan anjing rutin ke dokter.

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *