Wednesday , October 21 2020

11 Tanda Bahwa Sakitnya Lebih Dari Masuk Angin Biasa

Benar cuma masuk angin saja, atau ada infeksi lainnya ya?! Mungkin ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika kamu mulai merasakan gejala masuk angin.

Untungnya, ada cara untuk membedakan masuk angin dengan infeksi yang lebih serius lainnya, katakanlah seperti flu, infeksi tenggorokan dan meningitis. Bagaimanakah itu?

Berikut liputannya.

1. Gejalanya lebih lama dari 4 hari

“Gejala masuk angin kebanyakan langsung reda dalam 3-4 hari”, ujar Melisa Lai Becker, MD, salah satu dokter dari Cambridge Health Alliance. Gejalanya dimulai dari tenggorokan gatal, hidung tersumbat atau meler, dan batuk. Meski batuk dan hidung meler masih dialami, kebanyakan gejala akan reda setelah 4 hari. Namun jika itu berlangsung lebih lama, maka penyebabnya mungkin flu atau mononukleosis (mono).

2. Gejalanya seperti hilang, tapi lalu kambuh lagi

“Bila gejala yang tadinya reda kambuh lagi, maka itu merupakan tanda ‘superinfeksi’,” terang Navya Mysore, MD, dokter dari One Medical Group. Mulanya kamu mungkin memang masuk angin biasa, namun karena imunitas lemah, maka kondisi serius seperti pneumonia, infeksi tenggorokan atau sinus kemudian berkembang.

3. Baru pulang dari travelling

Wabah penyakit yang ada di negara tertentu bisa menginfeksi turis mana saja. Karenanya, segeralah periksakan ke dokter bila kamu sakit usai bepergian ke luar negeri khususnya.

4. Demam tinggi

Ya memang demam merupakan salah satu gejala masuk angin, tapi hal ini sebenarnya tidak umum, apalagi kalau suhunya tinggi. Demam di atas 38,3° misalnya merupakan tanda infeksi tenggorokan akibat bakteri Streptokokus. Kebanyakan pengidapnya mengalami demam tinggi di beberapa hari pertama sejak terinfeksi. Bahayanya bila tak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu demam reumatik hingga masalah jantung.

5. Demam ringan selama beberapa hari

Sebaliknya, bila demamnya tidak tinggi namun ringan dan berlangsung beberapa hari berturut-turut, maka ini merupakan tanda kalau tubuh sedang melawan infeksi yang lebih parah dari masuk angin biasa. Bisa jadi itu flu atau mono.

6. Gangguan lambung

Mual, muntah, atau diare bukanlah gejala masuk angin biasa. Dalam hal ini, penyebabnya mungkin flu.

7. Sakit kepalanya akut

Sakit kepala akut yang disertai demam atau leher kaku merupakan ciri-ciri meningitis. Tapi jika itu dibarengi dengan ketidaknyamanan di area mata dan hidung, maka infeksi sinuslah penyebabnya. Jenis sakit kepala ini biasanya bertambah buruk ketika tubuh membungkuk ke depan.

8. Dada sakit atau sulit bernafas

Meski batuk adalah salah satu gejala masuk angin, tapi intensitasnya seharusnya tidaklah parah sampai menyebabkan nafas pendek, mengi, atau sakit dada. Ada baiknya gejala ini tak diabaikan karena gangguan pernafasan merupakan gejala bronkitis atau pneumonia. Sementara sakit atau sesak pada dada, dan nafas pendek adalah ciri-ciri emboli (penyumbatan darah di) paru-paru.

9. Gejalanya hanya di 1 lokasi

Pertanda lain bahwa itu lebih dari masuk angin biasa adalah kalau gejalanya hanya muncul di 1 area saja. Masuk angin biasanya berimbas pada seluruh sistem pernafasan atas, namun ada penyakit tertentu yang hanya menyerang 1 bagian saja.

Contoh, infeksi tenggorokan karena Streptokokus yang hanya membuat tenggorokan sakit sehingga sulit menelan, namun takkan menyebabkan rasa sakit di bagian tubuh lainnya. Infeksi sinus menyebabkan sakit kepala hingga gigi, sedangkan infeksi telinga hanya menimbulkan sakit atau tersumbatnya 1 sisi telinga saja. Terakhir, mono menyebabkan amandel bengkak.

10. Tubuh sakit semua

Walau bikin tak yaman, namun tubuh tak semestinya sakit semua hanya karena masuk angin biasa. Sebaliknya flu memang bisa bikin otot nyeri, tubuh lelah serta menggigil karena terserang flu itu ibarat seperti habis ditabrak truk.

11. Ada pola dari gejala yang muncul

Memang sulit membedakan masuk angin biasa dengan alergi karena gejalanya sama. Namun gejala alergi biasanya mengandung suatu pola. Contoh, jika gejala masuk angin memburuk setelah bermain di luar rumah atau dengan binatang peliharaan, dan cenderung datang-pergi di cuaca tertentu, alergilah penyebabnya.

Jadi itulah tadi kawan, tandanya apakah sakitnya masuk angin biasa atau lebih dari itu.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *