Saturday , October 24 2020

11 Kesalahan Merawat Rambut Yang Bikin Sampo dan Masker Sia-Sia

Walau tampak sepele, namun kita bisa memperoleh hasil maksimal, atau sebaliknya, tidak mendapatkan manfaat apapun, dari aktivitas mencuci rambut. Karenanya, yuk hindari 11 kesalahan perawatan rambut berikut.

1.Memilih sampo yang salah

Sampo harus dipilih berdasarkan jenis kulit kepala, rambut, serta strukturnya. Kalau kulit kepala berminyak, hindari membeli shampo yang kandungannya berat/ agresif. Memang sih samponya bikin kering kulit kepala, namun juga meningkatkan produksi sebum.

Contoh lain, ketahuilah bahwa sampo tipe nurturing dan moisturizing bisa menghilangkan cat rambut lebih cepat. Jadi kalau ingin warna cat rambutnya awet, pilih sampo khusus untuk rambut berwarna.

2.Berpikir bahwa masker rambut bisa menggantikan balm

Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa fungsi masker rambut adalah menutrisi dari dalam, sedangkan balm hanyalah melapisi bagian luarnya saja. Karena fungsi kedua produk ini berbeda, maka otomatis masker rambut takkan pernah bisa menggantikan fungsi balm. Masker rambut tidak bisa memperbaiki rambut kusam atau rapuh.

3.Berharap banyak dari sebotol sampo

Tak sedikit produk sampo yang menjanjikan solusi all in one, seperti mampu membersihkan, menutrisi, melembabkan, dan merangsang pertumbuhan rambut. Faktanya, sampo hanyalah untuk membersihkan rambut saja. Pengecualian berlaku hanya untuk sampo obat yang hanya dapat diperoleh dari resep dokter.

4.Tidak melindungi rambut dari suhu panas

Kamu yang sering pakai hairdryer dan catok, sebaiknya membeli produk yang dapat melindungi rambut dari suhu panas (thermal protection). Sebelum membelinya, catatlah bahwa tekstur krim lebih baik karena bisa melindungi rambut dari catok, dryer, atau curling. Lain halnya dengan produk semprot yang biasanya bagus untuk dryer saja.

5.Mengaplikasikan masker atau balm saat rambut masih sangat basah

Sebelum mengoleskan balm atau masker ke rambut, pastikan teksturnya tak terlalu basah karena air dapat menghalangi rambut dan produk. Tak perlu menggosok rambut keras-keras untuk mengeringkannya, cukup bungkus lebih dulu beberapa menit menggunakan handuk.

6.Anti bahan silikon

Silikon tidaklah semenakutkan yang kamu bayangkan kok. Produk berbahan dasar silikon baik untuk pemilik rambut keriting atau rusak. Tak hanya membuat rambut mudah disisir, silikon juga melindungi rambut agar tidak kering dan rusak.

Hanya saja, jangan lupa untuk mencuci kulit kepala dan rambut menggunakan sampo khusus (deep cleaning shampoo) setelah memakai produk berbahan silikon.

Nah karena bagus untuk mengikis kotoran dan minyak, sampo jenis ini juga bagus untuk pemilik kulit kepala berminyak. Setelah memakai samponya, selalu oleskan balm atau masker rambut. Lakukan deep treatment ini sebulan sekali saja.

7.Berharap masker dapat menyelamatkan rambut

Ya memang masker rambut ada manfaatnya, namun jangan berharap terlalu banyak. Rambut rusak atau bercabang tetap harus dipotong.

8.Tidak melindungi rambut dari paparan sinar matahari

Sama seperti kulit, rambut juga perlu dilindungi dari teriknya matahari. Sinar UV dapat membuat rambut kering, rapuh, dan kusam. Sayangnya, topi saja tidak cukup, kamu harus membeli juga spray atau masker yang mengandung SPF.

9.Menggunakan hair spray

Produk ini mampu melemahkan rambut sehingga mudah rontok. Kalau ingin rambut tetap tebal dan bervolume, hindari pemakaian hair spray.

10.Membungkus rambut dengan handuk

Setelah mandi, banyak perempuan melakukan ini padahal rambut dalam kondisi lebih rapuh ketika masih basah. Tarikan kuat ketika membungkus helaian rambut dapat memicu kerontokan.

11.Mengikat rambut terlalu kencang

Terakhir, sama seperti handuk tadi, mengikat rambut terlalu kencang juga berpotensi bikin rambut rusak dan rontok. Hati-hati!

Itulah beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari dalam merawat rambut, semoga bermanfaat.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *