Kaos kaki bolong di area jempol??! Ah, siapa coba yang tak pernah mengalaminya?! Meski hal ini tergolong lazim, bukan berarti Anda harus membiarkannya begitu saja. Sebaliknya, lakukan beberapa tips berikut guna mencegah terbentuknya lubang pada kaos kaki kesayangan.

1. Beli Yang Berlabel Anti-Bolong

Di pasaran kini sudah ada beberapa merk kaos kaki anti-bolong, baik untuk pria maupun wanita. Produk semacam ini memang dibandrol dengan harga lebih mahal, namun bahannya biasanya juga hole-resistant. Untuk tahu mana merk terbaik, Anda tinggal browsing dan membaca review tiap produknya sebelum membeli.

2. Cari Yang Bahannya Lebih Kuat

Memilih bahan kaos kaki terbaik memang tidak mudah. Katun misalnya, selain murah dan nyaman, namun juga gampang berubah bentuk serta koyak. Sebaliknya, bahan sintetis mungkin lebih kuat tapi juga dapat menimbulkan iritasi. Belum lagi wol yang berpotensi bikin kaki gerah.

Contoh bahan yang bikin dilema lainnya adalah nilon. Sifat nilon yang kuat membuatnya lebih tahan banting ketika sering ditarik. Sayangnya bahan yang juga mudah mengunci kelembaban ini kurang cocok dikenakan kaki yang mudah berkeringat.

Lain lagi dengan kaus kaki akrilik yang mampu mempertahankan bentuk walau sering ditarik, dan tak terlalu mengunci kelembaban. Oleh karenanya, jangan takut bereksperimen dengan beberapa bahan supaya Anda tahu mana yang terbaik.

3. Kenakan 2 Kaos Kaki Sekaligus

2 kaos kaki double

2 kaos kaki (walmart.com)

Ide satu ini mungkin sedikit konyol. Masak harus pakai 2 kaos kaki sekaligus untuk tiap kaki? Tapi, bila gesekan merupakan penyebab kaos kaki sering bolong, maka coba praktekkan saja. Mengenakan kaus kaki tebal atau 2 kaus kaki tipis yang dirangkap digadang-gadang mampu mengurangi gesekan antara bahannya dengan sol dalam sepatu.

4. Ganti Sepatunya

Namun jika Anda tegas menolak melakukan tips ke-3 barusan, maka alternatif lainnya adalah dengan mengganti sepatunya. Coba ingat, sepatu mana kira-kira yang selama ini cenderung bikin kaos kaki bolong?! Jangan-jangan sepatu itu sudah kekecilan atau tidak menyediakan ruang yang cukup bagi ibu jari. Permukaan dalam sepatu yang kasar dan keras juga menjadi penyebab kaos kaki Anda cepat bolong.

5. Gunakan Pelembut Pakaian

Cara Anda mencuci dan merawat kaus kaki juga sangat memengaruhi ketahanan serta keawetannya. Karenanya, cuci dan rawatlah kaos kaki dengan benar. Jangan malas menambahkan pelembut pakaian saat mencuci supaya bahan kaus kaki tak gampang rapuh.

6. Potong Kuku

Kuku jempol kaki yang dibiarkan panjang juga mampu menciptakan lubang di kaos kaki kesayangan. Jadi potonglah rutin kuku kaki agar kaus kaki tak jadi korban.

7. Malas Melepas Kaos Kaki

Alat Melepas kaos kaki

Melepas kaos kaki (amazon.com)

Beberapa orang terbiasa hanya melepas sepatunya saja begitu tiba di rumah. Mereka sepertinya lebih nyaman jika tetap mengenakan kaos kaki, apalagi kalau hunian dilengkapi dengan hamparan karpet.

Sayangnya, gesekan yang terlalu sering antara kaus kaki dengan karpet dapat mengoyak bahannya. Oleh karenanya, lebih baik selalu copot kaus kaki begitu sampai di rumah. Dalam hal ini Anda bisa berjalan dengan kaki telanjang atau menggunakan sandal khusus rumah.

8. Rawat Kulit Kaki

Wah..wah..wah ternyata bukan hanya sol dalam sepatu atau karpet saja yang dapat mengoyak material kaos kaki, tapi juga kulit kasar. Ya, kalau kulit kaki khususnya jempol pecah-pecah dan kasar, maka itu juga bisa membuat kaus kaki cepat berlubang. Karenanya, rawatlah kulit kaki agar selalu halus dengan menjaganya tetap terhidrasi/ lembab. Tapi bukan kelewat ‘basah’ juga ya supaya kaki bebas serangan jamur.

9. Beli Yang Ukurannya Setingkat Lebih Besar

Memang mayoritas kaus kaki dijual dengan ukuran all size. Tapi kalau kasus berlubangnya tergolong sering, maka cobalah merk lain atau pilih yang ukurannya 1 tingkat lebih besar dari yang biasa dikenakan. Pastikan kaus kaki tersebut benar-benar pas, tidak terlalu ketat maupun longgar.

10. Atasi Kaki Berkeringat

Tips terakhir yang ingin kami sampaikan adalah jangan salah pilih bahan kaos kakinya, terutama bagi yang kakinya sangat mudah berkeringat. Sebab bila tidak, kaki bisa ‘menempel menyatu’ dengan kaus kaki sehingga potensi gesekan lebih besar, baik terhadap kaki itu sendiri maupun sol dalam sepatu. Untuk itu, pilih kaus kaki yang breathable, dan gunakan deodoran khusus kaki bila perlu.

Penulis: Megsaroh