Tuesday , October 20 2020

10 Penyebab Rambut Rontok yang Paling Sering Terjadi

Pernahkah kamu merasa khawatir rambut akan habis karena keseringan rontok? Bahkan saking khawatirnya, kamu sampai menghitung berapa rambutmu yang rontok setiap harinya. Masalah rambut rontok memang membuat banyak wanita jadi enggan memanjangkan rambutnya. Sebab, semakin panjang rambut, maka semakin rapuh pula rambut tersebut. Namun sebenarnya, rambut rontok adalah hal wajar, girls.

Pada umumnya, setiap orang akan kehilangan 80 helai rambut setiap hari. Beberapa dari kamu mungkin berpikir bahwa wanita lebih sering mengalami rambut rontok, tetapi faktanya, kaum pria-lah yang lebih rentan terhadap rambut rontok.

Lalu bagaimana apabila rambut rontok tidak terkendali? Bagaimana jika jumlah rambut yang rontok melebihi batas wajar? Kalau kamu mengalaminya, mungkin ada yang salah dengan kondisi rambutmu, guys. Untuk membantumu mengetahui alasannya, berikut ini kami bagikan 10 penyebab rambut rontok yang paling sering terjadi.

1. Genetik

Salah satu faktor penyebab rambut rontok yang paling mudah dilihat adalah faktor genetik. Mungkin kamu sering melihat pria dewasa yang mengalami kebotakan di area tertentu pada kepalanya. Hal ini bukan karena dia terlalu pintar ya guys, melainkan karena adanya androgenic alopecia yang menyebabkan melemahnya siklus pertumbuhan rambut dan menyusutnya folikel rambut. Umumnya masalah rambut semacam ini terjadi pada orang dewasa yang berumur lebih dari 50 tahun.

2. Stress

Kalau kamu memiliki masalah rambut rontok, jangan terlalu dipikirkan ya, apalagi kalau sampai stress. Sebab, stress justru akan semakin merangsang rontoknya rambut. Stress akan meningkatkan hormon pria yaitu androgen, dimana hormon ini merupakan salah satu penyebab rambut rontok. Tidak hanya itu, stress juga dapat menimbulkan masalah baru, seperti munculnya ketombe dan terganggunya pencernaan.

3. Kurangnya Asupan Protein

Tahukah kamu kalau protein adalah bahan utama pembangun sel tubuh, yang artinya protein juga membangun sel rambut. Kalau tubuhmu tidak menerima cukup asupan protein, maka pertumbuhan rambut juga akan menurun. Ada banyak sekali sumber protein yang murah dan mudah ditemukan, misalnya saja telur dan ikan. Jadi, jangan sampai alasan sepele ini jadi penyebab rontoknya rambutmu, ya.

4. Keramas Pakai Air Hangat

Mandi menggunakan air hangat memang sangat menyenangkan dan membuat tubuh lebih rileks, tapi sebaiknya jangan gunakan air hangat untuk keramas ya, guys. Mengapa? Sebab, air hangat dapat membuat batang rambut mengering dan membuatnya rentan terhadap kerontokan. Selain itu, air hangat juga dapat mengikis minyak pada rambut. Dan sebagai reaksinya, rambut akan memproduksi lebih banyak minyak. Nah, kondisi ini yang membuat rambut kamu mudah lepek.

5. Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin A

Mengkonsumsi vitamin A memang memiliki banyak manfaat, seperti menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem imun, dan berbagai manfaat lainnya. Hanya saja, setiap vitamin juga memiliki batas konsumsi yang dianjurkan. Untuk pria dewasa membutuhkan sekitar 900 mg vitamin A per hari, sedangkan wanita dewasa butuh 700 mg per hari. Apabila konsumsi melebihi batas normal, maka justru akan memicu kerontokan rambut.

6. Pasca-Melahirkan

Sebenarnya, poin nomor enam ini terkait dengan poin nomor satu, yaitu stress. Bukan masalah proses melahirkan yang menyebabkan rambut rontok, melainkan stress dan trauma seusai melahirkan. Namun hal ini bukan hal yang perlu ditanggapi secara serius, percaya saja bahwa kondisi rambut akan normal kembali setelah beberapa bulan.

7. Anemia

Anemia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan asupan zat besi. Anemia akan menyebabkan penderitanya mudah lelah, terlihat pucat, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Selain beberapa gejala tubuh tersebut, anemia juga menyebabkan rambut lebih rentan rontok. Sebab, kurangnya zat besi akan mengakibatkan terganggunya pengangkutan oksigen ke folikel rambut. Oleh sebab itu, pastikan asupan zat besi kamu tercukupi setiap harinya, yaitu dengan mengkonsumsi 18 mg zat besi per hari.

8. Hypothyroidism

Hypothyroidism adalah kondisi dimana kelenjar tiroid kurang aktif. Padahal kelenjar ini sangat mempengaruhi metabolisme tubuh. Apabila kelenjar tiroid tidak bekerja dengan optimal, maka produksi hormon yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan juga tidak optimal. Banyak masalah yang akan muncul akibat kondisi ini, seperti sembelit, mudah kelelahan, depresi, sulit berkonsentrasi, dan juga rambut rontok. Untuk mengatasi masalah hypothyiroidism, sebaiknya segera tanyakan langsung ke dokter.

9. Penggunaan Pelurus Rambut

Nah, ini juga yang perlu kamu perhatikan, girls. Apakah kamu terlalu sering menggunakan catokan atau pelurus rambut? Kalau iya, sebaiknya kamu kurangi penggunaannya. Sebab, panas yang diserap rambut akan menyebabkan rambut rapuh. Kalau masih keukeh ingin menggunakannya, maka pastikan kamu juga menggunakan pelindung atau vitamin rambut yang memadai untuk melindungi rambut dari panas yang dihasilkan alat catokan.

10. Menyisir Rambut Setelah Keramas

Rambut yang masih basah memang sangat rapuh dan rentan untuk rontok. Maka, sebaiknya jangan langsung menyisir rambut setelah keramas. Diamkan dulu sampai kering baru boleh disisir.

Menjadikan rambut tidak rontok sama sekali sepertinya memang tidak mungkin, tapi tentu saja kita masih dapat menguranginya. Yang terpenting adalah mengetahui penyebab rambut rontok, baru kita dapat mengatasinya. Semoga rangkuman di atas dapat membantu ya, guys.

Feature image : angelsclinic.in

About deniadey

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *