Tuesday , October 20 2020

10 Makanan Rumahan Yang Berbahaya Bagi Hewan Peliharaan

Tidak seperti manusia yang bisa berpikir, hewan peliharaan mungkin akan menelan makanan apa saja yang disodorkan pada mereka. Nah, berikut akan kita bahas beberapa ‘makanan’ yang mungkin tidak berbahaya dalam pandangan kita, namun ternyata berdampak buruk bagi binatang kesayangan. Apa sajakah itu?

1.Bawang (kucing)

Umbi-umbian jenis bawang-bawangan seperti bawang putih, perai, bombay, dll, mengandung propil disulfida yang dapat menghancurkan sel darah merah sehingga menyebabkan anemia. Bila kasusnya parah, anemia mampu memicu kerusakan internal organ serius. Gejala anemia yang biasanya muncul selama beberapa hari meliputi muntah, mual, diare, lesu, sakit perut, dan meningkatnya detak jantung.

2.Bunga lili (anjing)

Bunga cantik ini ternyata mematikan bagi hewan. Beberapa jenis lili berdampak nefrotoksik bagi sistem pencernaan, yang artinya mengganggu fungsi ginjal. Hilangnya nafsu makan, muntah, kencing berlebihan, dan meningkatnya produksi air liur merupakan pertanda hewan kesayangan keracunan bunga lili.

3.Anggur dan kismis (anjing)

Sedikit saja anggur bisa meracuni anjing seberat 5 kg. Sama seperti lili, buah ini juga berdampak negatif terhadap ginjal (berlaku juga bagi manusia yang ginjalnya sudah bermasalah). Usai makan anggur, binatang yang sehat pun bisa mengalami diare, lesu, hilang nafsu makan, dan muntah.

4.Kopi dan coklat (kucing dan anjing)

Kopi dan coklat mengandung substansi yang berbahaya bagi kucing maupun anjing. Makan sedikit saja bisa menyebabkan muntah. Dibanding coklat susu, coklat hitam lebih berbahaya lagi karena efeknya lebih kuat. Selain itu, kafein juga dapat memicu kencing berlebihan, dehidrasi, aritmia, gangguan pankreas, dan hipertensi.

5.Tulang tubular (anjing)

Walau tak beracun, namun setelah dikunyah, tulang tubular dapat menjadi pecahan kecil yang berisiko tersangkut di tenggorokan atau merusak saluran pencernaan. Akibatnya anjing bisa terkena peritonitis (radang lapisan dinding perut).

6.Apel (anjing)

Tak seperti yang hijau, apel merah dapat menyebabkan reaksi alergi atau gatal-gatal pada anjing. Sebenarnya bukan buah apelnya yang berbahaya, melainkan bijinya.

Biji apel, ceri, dan aprikot mengandung sianida. Dosis kecil sianida dalam tubuh manusia mungkin tak berbahaya, namun tidak demikian bagi binatang. Gejala keracunan sianida pada hewan antara lain muntah, diare, serta dehidrasi. Segera bawa anjing kesayangan ke dokter kalau terlanjur menelan biji apel.

7.Tomat (anjing)

Jika tomat mentah berbahaya bagi manusia, maka untuk hewan, semua tomat – baik mentah atau matang – dilarang. Sebenarnya memberikan buah tomat seminggu sekali pada binatang peliharaan masih aman, namun pastikan ia tidak memakan daunnya. Tomat mengandung solanin yang menyebabkan pecahnya sel darah merah.

8.Telur mentah

Tak hanya bagi binatang, telur mentah sesungguhnya juga tidak aman untuk manusia karena mengandung bakteri Salmonella. Lebih dari itu, putih telur memuat avidin yang berpotensi mengganggu metabolisme vitamin B.

9.Alpukat (anjing dan kucing)

Buat manusia, memang hanya biji alpukat saja yang beracun. Tapi bagi binatang, semua bagian buah ini berbahaya karena kandungan persinnya. Racun fungisida tersebut memicu gangguan pencernaan, pernafasan, serta jantung.

10.Es krim

Es krim memuat banyak sekali susu dan gula, sedangkan kebanyakan binatang dewasa memiliki intoleransi laktosa. Karenanya, setelah mengkonsumsi es krim, binatang peliharaan berisiko terkena diare, muntah, serta gangguan pencernaan. Tak hanya itu saja, gula juga dapat memicu kerusakan gigi.

Jadi itulah tadi beberapa contoh makanan yang kita pikir aman, namun ternyata berbahaya bagi binatang peliharaan. Semoga informasi kali ini menambah wawasan kita semua!

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *